Ngobrol singkat Kartini BUMN

Beberapa waktu lalu saya ngobrol singkat sama salahsatu pemenang Kartini BUMN yg mendapat 2 penghargaan sekaligus, Platinum Award dan Best of The Best dari 160 kandidat. Auwooo ajegileee kan, gak jadi ngobrol deh, mlipir pelan-pelan karena minder. Hehehe nggak ding. Seneng aja dapet kesempatan sekaligus minta tips2 jadi sukses seperti beliau.

Continue reading

Tidak ada anak yang bodoh…

Tidak ada anak yang bodoh. Yang ada hanya anak yang kurang beruntung mendapat kesempatan untuk belajar dari guru yang baik dan metode yang benar.

Jleb! Jleb! Jleb!

Published @ The Urban Mama – edited

Kalimat pertama sebagai pembuka acara bincang-bincang dengan Prof. Yohannes Surya PhD cukup membuka mata dan menggugah rasa penasaran para peserta rapat kerja di kantor saya.

Mungkin sudah banyak yg mengenal siapa pakar fisika ini. Terus terang saya baru mengenal beliau pada saat acara. Pernah mendengar namanya tapi tidak tahu siapa beliau sebenarnya.

Prof Yo semula diundang sebagai motivator bagi para karyawan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan memaksimalkan potensi diri dari orang biasa menjadi luar biasa. Namun mengingat sepak terjang prof Yo lebih banyak bersentuhan dengan math, science dan anak-anak, maka pertanyaan pun banyak yang berhubungan dengan metode supaya anak menyukai math dan science, meningkatkan motivasi belajar anak, bagaimana cara mengenal potensi diri anak dan lain sebagainya.

Profesor Yohannes Surya PhD atau prof Yo, seorang profesor lulusan Amerika sekaligus pendidik yang berhasil membawa tim Indonesia menjadi juara Olimpiade Fisika, Matematika dan kejuaraan robotik tingkat dunia, pencipta metode belajar GASING (Gampang Asik dan Menyenangkan) serta pendiri Universitas Surya yang merupakan universitas murni berbasis riset dan mampu menampung anak-anak berprestasi yang menyukai sains.

Continue reading

12 Nasihat bijak Jawa yg indah utk membangun kedamaian hidup

Dapet pencerahan yang bagus banget dari Sodara di Solo

12 Nasihat bijak Jawa yg indah utk membangun kedamaian hidup.
1. URIP IKU URUP
[Hidup itu nyala, hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita]

2. MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMBRASTA DUR HANGKARA
[Harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak]

3. SURA DIRA JAYA JAYANINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
[Segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar]

4. NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BANDHA
[Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan/ mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/kekuatan/kekayaan/ keturunan, Kaya tanpa didasari hal2 yg bersifat materi]

5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
[Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu]

6. AJA GUMUNAN, AJA GETUNAN, AJA KAGETAN, AJA ALEMAN
[Jangan mudah terheran-heran, Jangan mudah menyesal, Jangan mudah terkejut dgn sesuatu, Jangan kolokan atau manja]

7. AJA KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
[Janganlah terobsesi atau terkungkung dengan kedudukan, materi dan kepuasan duniawi]

8. AJA KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA
[Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka]

9. AJA MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDHO
[Jangan tergiur oleh hal2 yg tampak mewah, cantik, indah dan jangan berfikir gamang/plin-plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat]

10. AJA ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
[Jangan sok kuasa, sok besar/kaya, sok sakti].

11. ALANG ALANG DUDU ALING ALING , MARGINING KAUTAMAN.
[Persoalan persoalan dlm kehidupan bukan penghambat , jalannya kesempurnaan].

12. SOPO WERUH ING PANUJU sasat SUGIH PAGER WESI.
[Dalam kehidupan siapa yg punya Cita2 luhur, jalannya seakan tertuntun].

Batik as the world heritage from Indonesia

Eyang…..
Kalau dirimu masih ada sekarang, kamu pasti bangga..
Tepat hari ini, 02.10.09, Batik dinobatkan sbg the world heritage dari Indonesia..
(Hampir) seluruh masyarakat Indonesia hari ini pakai baju batik..
Tapi kenapa baru sekarang ya Eyang, bukan dari dulu..
Di saat Eyang masih ada.. Di saat “Batik Wijaya” lagi jaya2nya.. Di saat masih banyak sesepuh pake kebaya & jarig utk baju keseharian mereka..

Eyang….
Teramat tinggi perjuanganmu pada masa itu m’besarkan & m’pertahankan batik sbg tradisi, budaya & penopang hidup keluarga..
Teramat b’kesan bagi kami, hidup di balik lembaran kain mori, wangi aroma malam, tumpukan canting, gemulainya para p’batik melukis motif2 sido mukti, sido luhur, sido mulyo, parang, kawung dll..

Eyang….
Seiring perkembangan jaman, pesona batik Solomu tergerus & terhimpit oleh modernisasi & trend fashion dari manca negara..
Kebaya & jarig yg jadi pakaian wajib pesta & acara formil tergantikan oleh mewahnya gaun malam..
Bahkan para sesepuh yg dulunya pakai jarig, kebaya & b’sanggul utk pakaian sehari2 sudah beralih ke daster modern, blouse & rok bahkan clana panjang..
“Ribet!”, begitu alasan mereka kenapa ga’ mau pakai kebaya & jarig..
“Norak! Jadul!”, begitu alasan mereka kenapa ga’ mau pakai baju batik..

Tapi sekarang smuanya berubah…..

Eyang…..
Batik sekarang sudah menjadi pahlawan di negri sendiri..
Batik sudah mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia..
Batik sudah mulai menggeliat & menunjukkan eksistensinya sendiri..
Kamu pasti bangga, Eyang..

Semoga anak cucu Eyang bisa meneruskan perjuangan melestarikan Batik Solo..
Semoga kecantikan & keagungan BATIK INDONESIA bisa bertahan sepanjang masa..

♥ ♥ special contributed to Eyang Darsowiguno, the owner of “Batik Wijaya” & Eyang Djojosisworo, the anchestor of Batik Laweyan ♥ ♥

Pantang mati sebelum ajal

Kick Andy! Minggu, 26 April 2009 | Metro TV

Hmmm, baca judulnya udah ngeri duluan ya.. Tapi ceritanya gak seserem judulnya kok.. “Pantang mati sebelum ajal” adalah topik dari acara Kick Andy yg saya tonton hari Minggu yl..

Saya merupakan penggemar acara Kick Andy karena ;
– Topiknya selalu menarik, unik & langka.. Sering kita gak sadar bahwa kejadian yg diulas sangat dekat dgn kehidupan kita / luput dari perhatian kita
– Bintang tamunya kompeten & merupakan saksi kunci/pelakon dari topik yg dibawakan
– Hostnya -Andy F. Noya- pintar membawakan acara.. Tidak banyak bicara, fokus, lugas, sharingable, knowledgeable & juga penuh canda
– Banyak pengalaman hidup yg bisa dipetik, dipelajari & dimaknai untuk kehidupan pribadi & sosial bermasyarakat

Topik pada episode “Pantang mati sebelum ajal” adalah mengenai ketegaran & kisah hidup para penderita penyakit yg berhubungan dgn kekebalan tubuh/fungsi syaraf. Bintang tamu yg hadir a.l Pepeng yg menderita multiple schlerosis dan nara sumber lainnya.

Pelajaran yg dpt saya petik dari mereka adalah ketegaran, semangat, kekuatan & dukungan dari keluarga yg sangat kuat.

Salah satu nara sumber yg pernah lumpuh total (dan skrg sudah sembuh walau tdk 100%) mengatakan bahwa kesembuhan berasal dari 3 sumber mll Kekuatan Pikiran (positif thinking, optimis & berbaik sangka), Kekuatan Iman (Kuasa Tuhan) & Kekuatan Menulis (berkarya).. Sedangkan obat hanya untuk meringankan sakit sementara saja.. SUBHANALLAH..

Saya sering mendengar juga bahwa sehat/sakitnya tubuh kita tergantung dari kontrol tubuh kita sendiri terutama dari emosi, pikiran dan hati. Sedangkan faktor luar yg berinteraksi dgn tubuh kita spt makanan, minuman, cuaca dll sifatnya hanya pemicu saja.

Kembali ke topik semula…
Quote yg paling menyentuh hati saya pada acara itu adalah pernyataan dari Nicholas (cucu Dr.Retno Is Tranggono, pemilik brand RISTRA) yg mengidap Gullian Barree Syndrom penyakit auto immune, sistem kekebalan tubuh tidak membunuh virus tapi justru menyerang sistem kekebalan tubuh di dalam diri sendiri. Menyerang syaraf sehingga seluruh otot tidak dapat digerakkan atau lumpuh.

Nicholas/Nichos quote;
“Life is worth to live, so don’t waste your life”

Mungkin terdengar sepele tp saya gak nyangka akan kluar dari seorang anak laki2 usia 13/14 thn dgn emosi yg sangat tenang.

Biasanya seseorang akan lebih bisa memaknai / menghormati hidup & lebih dekat dgn Tuhan apabila sudah pernah merasakan ‘musibah’. Selalu ada hikmah dibalik setiap musibah. (Catatan; bukan berarti sblm terjadi musibah, seseorang tidak dekat dgn Tuhan atau tidak memaknai hidupnya)

Namun dlm sakitnya, seorang Pepengpun tidak pernah mengeluhkan/memperlihatkan rasa sakit kepada keluarganya (pengakuan dari sang istri), tidak pernah berkata “kenapa harus saya?”.. “Kenapa saya bisa menjadi seperti ini?”
Dalam sakitnya, dia selalu berusaha, berpikir dan berdoa “Apa yg saya bisa lakukan untuk mengurangi rasa sakit ini? Mengisi sisa hidup ini dgn hal yg berguna bagi saya & keluarga saya?”

Seringkali dalam setiap doa saya selalu berpikir egois
————————————
Ya Allah Ya Robbi..
Limpahkan kami (saya & keluarga) dgn kesehatan
Limpahkan kami dgn kenikmatan..
Limpahkan kami dgn kemudahan..
Dekatkan kami dgn indahnya surga..

Ya Allah Ya Robbi..
Jauhkan kami dari sakit..
Jauhkan kami dari musibah..
Jauhkan kami dari petaka & marabahaya..
Jauhkan kami dari siksa api neraka..”

Engkau Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
————————————

Lalu bagaimana dgn doa mereka?? Saya percaya bahwa Tuhan itu tidak pernah berkata TIDAK.. Tuhan selalu mengabulkan sgala permintaan dari umatnya, Tuhan selalu memenuhi segala kebutuhan dari umatnya.. Hanya saja Tuhan memberikan itu semua dalam bentuk & wujud yang berbeda dalam waktu yg kita tidak tahu kapan datangnya..

My quote;
“Jangan pernah pertanyakan apa yg sudah saya lakukan hingga saya jadi seperti hari ini tapi apa yang akan saya lakukan hingga saya bisa lebih baik dari hari ini”

NB; semoga bisa menjadi pencerahan & motivasi bagi smua yg masih dalam kondisi sehat walafiat tidak kurang suatu apapun.. Kalau mereka bisa, kenapa kita tidak?

Woooohoooo, Shinta raaawcks!!! **acung jempol, telunjuk & kelingking**

♥ Shinta lagi memandang langit sunset temaram Jakarta yg merah merona dari atas balkon rumah ♥