Welcome to 2020

Bye bye 2019

Hello 2020

Dua minggu sudah berlalu sejak mulainya tahun baru, tahun 2020!! It’s been a decade….. Usia berkurang lagi 1 tahun…

Honestly, saya sendiri nggak tau kali ini mau posting tentang apa. Just to say HI to everybody (who miss me), i guess. Or just to killing time setelah anak2 tidur dan saya masih kebangun.

Sebenernya kasian sih blog ini udah beberapa bulan nggak ditengokin, makin berdebu. Jangankan blogposting, Not even for blogwalking. Yeaah, i just blamed thanks to Instagram.

Lots of story to tell, but i just to lazy to think, write & edit. Not to mention, sejak pindah ke divisi baru, there’s a lot more stressfull sih, jadi saya refer to sosmed yg lebih practical. More easy to share.

Saya sendiri gak yakin apakah sejak postingan perdana ini akan ada lanjutan postingan berikut dalam waktu dekat? Nggak berani janji utk lebih rajin blogpost. Tapi semoga manteman masih tetap rajin ngepost yaa, kadang saya mampir2 sebentar juga kok…..

Well, cerita sedikit awal tahun 2020 ini kami memulai dengan liburan ke Bali. Tadinya mau NYE di Bali tapi tiket pesawat dan hotel sudah fullbook, pun harganya mahal banget ya boook, jadi kami ke Bali after NYE. Kebetulan anak2 juga masih libur.

Untuk menghindari daerah Kuta/Seminyak yang ramai, euphoria tahun baru yg belum usai, kami menginap di kawasan Nusa Dua dan Ubud. Lebih sepi dan nggak macet. Pengalaman baru buat anak2 terutama adik A yg belum pernah nginap di Ubud. Kalau mas B udah yang ke 2 kali nginap di Ubud, tapi yg pertama kali masih kecil banget, umur 10 bulan kayaknya.

Well, Bali is not always about beach, sand and surf, right? Ceritanya sih pengen ngenalin sisi lain dari pulau Bali yg kental akan budaya, daerah pedesaan dan sawah. Soo, my mission accomplished dengan mengajak anak2 ke Bukit Tjampuhan, menonton tarian Bali di puri Ubud (which end up boring) dan ke Monkey Forest.

Perjalanan ke Bukit Tjampuhan lumayan challenging buat anak2 karena jalannya menanjak dan honestly kami nggak tau ini endingnya dimana. Sepanjang perjalanan anak2 ngomel2 capek, dan gak terlalu enjoy. Padahaaal ibunya seneng banget bisa menikmati udara segar, pemandangan bukit, rumput ijo royo2 dan sunseeeeeet. Still worth to try to come back, terutama yg ingin menikmati sunset di Ubud dgn suasana persawahan….

Setelah balik dari bukit Tjampuhan kami lanjut nonton sendratari di puri Ubud. Tarian ini juga ternyata kurang menyenangkan untuk anak2 karena tarian yang dibawakan murni tarian tradisional kerajaan. Mereka lebih tertarik ke tarian yg dinamis dan hype kayak tari kecak atau Barong yg pernah mereka tonton sebelumnya di Uluwatu, Sanur dan GWK. Jadi setelah tarian ke-3 (out of 5) kami pulang. Kebetulan juga waktu sudah jam 20.30, waktunya anak2 tidur.

Besok paginya kami ke Monkey Forest yg lumayan seru buat anak2. Walaupun kami datang di hari Selasa tapi Monkey Forest cukup ramai didatangi tamu2 mancanegara. Still the most favorite destination spot for foreigners.

Oh iya, kami menginap di Westin Hotel, Nusa Dua (still the most favorite family & kids friendly hotel in Nusa Dua) dan hotel Pertiwi Resort and Spa Ubud, a nice budget hotel.

Well, manteman sendiri gimana kabarnya? Hope semua sehat, bahagia dan sukses yaaa di segala bidang…

Welcome to the 2020……

5 thoughts on “Welcome to 2020

  1. Selamat tahun baru Shin, semoga sekeluarga sehat2 selalu dan lancar dengan semua rencana tahun 2020. Terima kasih juga kamu masih sempat baca2 postinganku, jadi terharu kalau dapat like dari kamu 😊 semoga masih sempat nulis blog ya. Aku ga punya IG, jadinya ngikuti cerita kawan2 blogger ya dari blog.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s