Jakarta macet, betjek, gak ada ojek.. di MRT in aja

Siapa sih yg gak tau wahana rekreasi Jakarta yg lg heitss ini. Hahaha.. iyaaa MRT Jakarta lg jadi tujuan wisata TER-favorit tahun ini.

Saya sendiri udah beberapa kali naik MRT Jakarta. Awal naik MRT sama anak2 pas weekend tuh antrinya luarrrrr biasa padatnya. Mengular, pating kemruyuk, desel2an dan orang2nya gak disiplin. KZL bangettt!! Pengen sih ajak anak2 jalan2 naik MRT lg tapi nanti nunggu euphorianya selesai. Iseng naik dr Lebak Bulus station ke Bunderan HI station trus ngadem beli eskrim di Plz Indonesia, pulangnya naik bus TransJakarta lanjut taxi.

Setelah itu saya jadi sering naik MRT untuk pergi pulang kantor. Alhamdulillah jalurnya dilewati sama moda transportasi ini.

Bahagianyaaaa hatikyuuu… bisa menikmati transportasi MEVVAH setiap hari. Gimana nggak mevvah coba?

Jalur saya sehari2 dari Fatmawati/Lebak Bulus station ke Istora Mandiri station.

  • Waktu tempuh jauh lebih cepat naik MRT. MRT 15 menit lanjut jalan kaki/ojek 2 x 15menit cuss sampai tujuan. Sementara kalau naik mobil/taxi 1-2 jam.
  • Biaya jauh lebih efisien naik MRT. MRT Rp. 9-11 ribu lanjut ojek online Rp. 7-12rb, kalau jalan kaki gratis. Sementara kalau naik taxi/taxi online Rp. 70 – 80 rb atau ojek online Rp. 20 – 30 rb. Apalagi kalau after office hour suka jarang dan mahal, bisa sampai Rp. 120 rb.
  • Kenyamanannya so far masih enak banget. Kalau berangkat pagi, relatif lbh sepi. Antrian lbh sering saat pulang after office hour tapi masih wajar kok gak desak2an. Masih sering dapet tempat duduk.

Setiap pengguna MRT wajib punya e-money. 1 orang 1 kartu. Jadi saat kita masuk ke stasiun keberangkatan wajib men-tab e-money di mesin. Lalu saat keluar stasiun tujuan harus men-tab e-moneynya lagi dan secara otomatis e-moneynya berkurang sesuai tarif jarak stasiunnya.

Bebas bisa menggunakan e-money dari Bank mana aja yg sudah menerbitkan e-money.

Gimana kalau gak punya e-money? Tenang.. di setiap stasiun ada loket penjualan tiket MRT kok. Saya sendiri belum pernah pengalaman beli tiket karena selalu pakai emoney.

Overall saya cukup puas dengan fasilitas yg ada di MRT Jakarta. Stasiun dan keretanya bersih, petunjuk/signage jelas even untuk arah orang jalan atau naik turun tangga jadi gak akan bertabrakan, layoutnya tertata rapi, toiletnya (masih) bersih dan wangi, mushollanya nyaman, ada coffee shop/mini market/bakery yg jual makanan minuman, ada tempat sampah yg dipilah2 sesuai jenis sampahnya, petugasnya helpful, responsif dan disiplin.

Selama pengguna MRT patuh peraturan untuk gak makan minum di dalam MRT, semoga selalu terjaga kebersihan, kerapihan dan kenyamanannya. Senangnya aqutuuu….

Sunrise ketika keluar dari stasiun Istora Mandiri

Alhamdulillah akhirnya warga Jakarta punya moda transportasi yg mumpuni dan gak kalah dengan negara luar. Apalagi kalau setiap keluar dari stasiun bisa menikmati sunset yg chantique ini. Nikmat apalagi yg kau dustakan…

Gimana manteman ada yg udah pernah naik MRT Jakarta?

Advertisements

One thought on “Jakarta macet, betjek, gak ada ojek.. di MRT in aja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s