Berlibur saat cuti bersama Hari Raya

Halo loha laho… *lap debu dulu ya….

Gimana, netijen masih lancar puasanya? Mumpung masih suasana Ramadhan, mohon maaf lahir bathin ya, semoga Ramadhan manteman kali ini lebih berkah….

Ngomong2 soal libur Lebaran yg tinggal beberapa hari lagi… Siapa sih yg nggak suka berlibur? Apalagi liburannya bisa memanfaatkan waktu yg efektif dan efisien seperti saat cuti bersama hari raya. Sayangnya saya termasuk orang yg kurang efektif soal memanfaatkan jatah cuti.

Seperti tahun2 sebelumnya, setiap Lebaran saya dan keluarga liburannya berjemur aja alias ngangkatin jemuran karena PRT mudik. hahaha…

Padahal cuti bersama Lebaran tahun ini endeuss banget deeh. Sabtu to Minggu genap 10 hari. Waktu yg tepat sebenernya utk pergi berlibur karena waktunya lebih lama dan jatah cuti tahunannya bisa sisa banyak. Terutama untuk para pekerja kantoran.

Beberapa teman saya memanfaatkan momen ini utk berlibur. Berlibur disini maksudnya diluar dari tujuan/destinasi mudik ya, bener2 liburan/vacation gitu baik ke luar kota, ke luar negeri atau sekedar staycation di hotel. Boss saya bahkan setiap Lebaran pasti jalan2 keluar negeri karena orangtuanya udah nggak ada jadi beliau sekeluarga hanya menghabiskan waktu Lebaran hari pertama aja lalu lanjut jalan2 keluar negeri di hari kedua selama 2-3 minggu.

Ada juga yh staycation karena ditinggal PRT mudik, kl di rumah males kaliya gak ada yg ngeladeni jd better staycation..

Terus terang ide berlibur di hari raya ini nggak terpikir sama sekali. Buat orang konservatif macam saya gini, momen Lebaran itu yaa waktunya untuk keluarga. Quality time di rumah. Sesekali keluar jalan2 atau cari makan ke mall atau restauran.
Padahal yg namanya quality time kan nggak harus di rumah yaaa. Kalau dulu jaman alm. bapak saya masih ada, kan Lebarannya selalu di rumah karena bapak termasuk yg di”tua”kan, kalau ada keluarga yg tidak datang saat Lebaran sama sekali untuk urusan apapun (apalagi untuk urusan pribadi yg nggak berhubungan dengan suasana Lebaran) pasti udah dimarahin abisz. Dianggap tidak menghargai. Lebih baik terlambat daripada tidak datang.

Nah sejak bapak nggak ada, sepertinya momen silahturahmi/berkumpul saat Lebaran mulai kendur. Read: soalnya nggak ada polisi yg marah2in lagi, hihihi…. Beberapa keluarga juga mulai memanfaatkan libur Lebaran untuk jalan2 keluar kota dan keluarga negeri untuk vacation. Emang udah saatnya, generasi ketiga yg harus turun tangan untuk koordinir acara halal bihalal/silahturahmi keluarga sih.

Kalau keluarga kamu bagaimana? libur lebaran dipakai untuk kumpul keluarga di rumah atau berlibur keluar kota?

Advertisements

2 thoughts on “Berlibur saat cuti bersama Hari Raya

  1. Ira says:

    nah ini mbak…emang udah saatnya genreasi ketiga yang handle acara halbi, ibuku pun mulai ngomong gini nih. Tapi generasi kitanya belum ada yang mau turun tangan x_x

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s