Anjangsana ke butik Lulu Lutfi Labibi

Siapa yang ngiler pengen punya baju2 dari Lulu Lutfi Labibi tunjuk idung…….

Dari awal saya liat IG-nya Lulu Lutfi, saya ngeces banget, kepincut sejak pandangan pertama. Setiap ada postingan desain baru, saya pasti langsung LIKE!

Lulu Lutfi Labibi adalah designer Indonesia yang berbasis di Jogjakarta dan fokus pada rancangan tenun dengan teknis drapping. Saya pikir yang namanya Lulu Lutfi itu designer cewek loooh, eeeh ternyata LAKIK. Hahahaha…

Kesempatan survey ke Jogja tahun lalu, nggak saya sia-siakan untuk mampir ke butiknya di Kota Gede. Kebetulan supir kantor yang mengantar kami keliling kota Jogja, sudah hapal lokasinya. Begitu saya tanya..

Saya: “pak, tau butik designer Lulu Lutfi nggak di Kota Gede? Bisa antar kesana, saya pakai google map”

Supir: “oooh, tau bu, itu butik langganannya ibu2 direksi”

say whaaaaaaaat…… *langsung jiper

Yawis lah, mumpung ada waktu longgar akhirnya saya dan temen saya sampai juga di butik Lulu.

FYI, nyari butiknya Lulu ini gampang2 susah. Gampang lokasinya tapi susah untuk sampai kesana. Kenapa? Karena butuh keahlian nyetir yang khusus untuk belok menukik ke dalam gang sempit yang hanya muat untuk 1 mobil dan mepet tembok. Parkirannya hanya berupa tanah kosong di belakang rumah orang. Selain itu butiknya ini nggak kelihatan dari luar, karena bener2 ada di dalam rumah joglo ala Jawa. Di depannya ada warung kopi lesehan. Nggak ada plang nama apapun.  Saya bingung donk…

Saya: pak, butiknya mana? masuknya darimana?

Supir: Ibu masuk di pintu kecil di pojokan itu, sebelah warung.

Ealaaaaah… nggak ketok jeee….

Dan begitu kami masuk ke pintu kayu kecil *sambil sedikit menunduk* sampailah kami di dalam butik Lulu Lutfi dan langsung……. WAAAAAAAAAHHHHHH……

Butiknya kecil, nuansa pedesaan etnik, bener2 seperti masuk ke dalam rumah di perkampungan Jawa. Malah kesannya kayak belum jadi gitu. Saya sih nggak terlalu terkesan dengan butiknya tapi baju2nyaaa….. MASYA ALLAH… lucuk-lucuk banget pemirsaaaa…. dasarnya saya penggemar baju2 etnik dan unik… pengen borong semuwa… etapiii langsung pas liat pricetagnya dan inget apa kata supir “butik langganan ibu2 direksi” ngik ngik ngik, langsung mengkeret… hihihihihi…..

 

Koleksi bahannya mayoritas dari tenun asli yang diproduksi oleh pengrajin/petani di Jogja. Saya sempat tanya sama mbaknya, untuk memproduksi 1 kain tenun bisa memakan waktu berbulan-bulan. Itu juga nunggu pengrajin/petani selesai menanam padi di sawah atau diluar waktu panen. Pewarnaannya pun menggunakan bahan2 dari alam.

Kadung udah jauh2 sampai disana, akhirnya gatel juga dooonk, pengen coba beberapa baju yang saya suka….. jeng jeng jeng… gimana, cucok meyooong? Udah mirip ibu direksi belum? Hahahahaha *ngarep…

Trus gimana dooonk.. bungkus nggak, bungkus nggak, bungkus nggak yaa???……..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s