Move on after 12 years…

Yess, i’m back again..

I don’t know what to say about this.. good news, great news or just an ordinary news?

Per 1 september lalu saya resmi pindah ke tim baru. Setelah 12 tahun ada di tim yg lama dan selama 3 tahun terakhir dipercaya jadi team leader di tim tersebut, i finally move on and having a new team.

12 years? Really? Betah amat neeeng. Yaah gimana ya, i was way beyond comfort in my comfort zone. I can control my work and time, i had a very supporting team yet crazy wacko and super fun partners, supporting boss (with all the drama) and most important thing saya bisa pulang kerja tanggo dan sampai rumah masih bisa kruntelan sama anak2. Having not only quality time but also more time before mas B and adik A are going to sleep. PENTING!!

Well now i have my new team, new boss. Tim baru muka lama judulnya karena kita udah saling kenal sebelumnya cuma emang baru bekerjasama sekarang aja. So gimana adaptasinya selama 2 minggu ini? SUMPAH CAPEK!! Hahaha…

Terus terang saya dituntut untuk jadi fast learner. Adaptasi sama ritme kerjanya, karakter angggota timnya yg kebanyakan gen Y dan beberapa anak baru, how to handle pihak ketiga, client dan proyeknya sendiri. More or less tipe pekerjaannya sama dengan yg saya handle di tim lama tapi tantangannya beda. Belajar sambil mengajar anak baru juga. Mikirnya double..

Proyek yg dihandle sekarang berhubungan sama background saya but at the end tetep how to manage people, time and worknya sih yg lebih susah. Mana gak sempet buka IG lagi buat mantengin lapak2 OS *eeeaaa

Udah 2 minggu ini saya sampe rumah selepas Isya (biasanya masih bisa Maghriban di rumah) dan berassaaaa banget capeknya. Beberapa kali malah nggak sempet mandi karena begitu buka pintu langsung diamprokin adik A. Adik A belum berhasil disapih jadi masih extended breastfeeding. Adik A itu tidurnya nunggu saya pulang. Jadi makin malam saya pulang makin malam juga tidurnya. Kalaupun adik A udah ngantuk banget dan ketiduran, begitu saya sampe rumah bisa2nya kebangun lagi trus lanjut minta dikelonin.

New team new challenge. I hope this shall pass. Blessing in disguisenya my new team is also a fast learner, so i hope we can be a great team..

Funny thing is sejak ada di tim baru ini saya sering banget kepengen makan makanan yg spesifik, jarang dimakan dan bukan makanan rumah. Semacam ngidam gitu atau saya bilangnya comfort food. Tenaaang aja saya nggak hamil kok. Hahahaha…..

Jadi saking otaknya muter terus buat belajar, setiap waktu istirahat atau lagi senggang saya tuh kepengen makan makanan yg nggak biasa saya makan. Kayak buat pelampiasan gitu deh. Culinary therapy?!?!? Stresss mbaknyaaaa. Hahahaha…. Alhamdulillah beberapa uda kesampean siih dan mostly berupa cemilan or snacking gitu.

Jadi pernah nih pas pulang kantor saya ada perlu beli buah dan mampir ke salah satu mall. Window shopping gak jelas gitu deh kayak orang limbung. Trus tiba2 kepengen aja gitu makan spinach quiche, anis itu pengen churros, untungnya ada yg jual.

Trus hari apa gitu pengen banget makan pasta ala2 restoran western gitu. Belum sempet ke restorannya eeh rejeki pas weeekend ada undangan pernikahan di salah satu Hotel yg terkenal enak cateringnya, langsung deeh saya antri ke tempat pasta dan cuss langsung campur2 bolognaise, aglio olio and mushroom sauce. Hahaha.. demen apa kalap buuuk…

Kayaknya bisa gaswat niih kalau culinary therapynya gak direm, bisa blooooong *pukpuk perut

Oooh iya postingan ini tadinya mau buat kasih tips2 tapi kok end upnya malah curcol. Hahahaha sutralaayaaa *harapmaklum *ngetiksambilngunyahbakpia

Sekian update saya hari ini. Kalau mentemen punya pengalaman sama dalam menghandle tim baru setelah ada di comfort zone bisa dishare dooonk tipsnya…

Advertisements

9 thoughts on “Move on after 12 years…

  1. selamat menghandle tim baru mbak shinta. Iiih kok mirip ya? Kadang saya juga suka window shopping limbung gak jelas sendirian gt kalo di mall. Dan marilah mengerem kelimbungan yang endingnya cuma berakhir di lidah a.k.a kulineran. Karena akan dapat salam manjah dari para lemak πŸ™‚

    Like

  2. Kalau jadi leader sih belum ya, tapi awal 2016 mutasi ke kantor lain (kaget karena tanpa pemberitahuan sama sekali), trus awal 2017 dipindahin ke tempat lain lagi (ini udah agak ketebak karena memang awalnya ikut seleksi, tapi tetep aja …) dan rasanya tuh gado-gado. Baru mulai adaptasi, mulai ketemu nyamannya di mana (termasuk soal transportasi karena lokasinya beda-beda), eh udah harus adaptasi lagi. Tim yang sekarang cowok semua (baru aja ketambahan satu temen cewek sih yang udah kenal lama), jadi tantangan juga karena kalau pada nyeletuk tuh suka blak-blakan banget :D.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s