Posted in Daily stories, Travel stories

Perpanjang Paspor dengan Aplikasi antrian google playstore

20170710_093703[1]

Tahun ini paspor saya, mas B, ibu dan adik habis masa berlakunya. Beberapa bulan sebelumnya, adik saya udah lebih dulu memperpanjang paspor untuk keperluan liburan ke luar negeri, sementara saya belum. Saya memang rencana untuk memperpanjang paspor saat mas B libur sekolah supaya nggak usah bolos.

Biasanya saya perpanjang paspor di kantor Imigrasi Jaksel di Warung Buncit – Mampang, tapi ternyata sekarang sudah ada Kantor Imigrasi Wilayah I Unit Layanan Paspor di ruko Bona Indah, Jl. Karang Tengah, lebih dekat dengan rumah.

Sebelumnya saya tanya2 ke adik saya prosedur perpanjangan paspor terkini. Adik saya cerita kalau dia datang ke kantor imigrasi jam 6 pagi untuk mengambil nomor antrian terlebih dulu di security. Itu sudah dapat nomor seratus sekian. Proses pengajuan paspor dibuka jam 8 pagi dan adik saya baru mendapat giliran sekitar jam 2 siang. Makjaaan, lama banget antrinya yaa. Mosok saya mesti datang jam 5 subuh siih supaya dapat nomor antrian lebih awal???

Tepat 2 minggu sebelum libur Lebaran saya datang ke kantor Imigrasi di ruko Bona Indah. Sesuai pengalaman adik saya sebelumnya, saya datang jam 6 pagi juga. Bismillah aja, allahualam dapet nomer berapa juga tetap harus dijalani. Saya udah membayangkan antrian di depan kantor imigrasi pasti sudah panjang mengular. Tapi ternyata dugaan saya salah. Kantor imigrasi kosong melompong. Pak security baru saja membuka pintu kantor dan bersih2 ruangan. Saya datang bersamaan dengan 1 keluarga. Begitu saya tanya pak security untuk mengambil nomor antrian, pak security pun menjawab.

Security: Ibu, sekarang pengambilan nomor antrian paspor sudah lewat aplikasi di HP, tidak perlu mengantri lagi. Ibu tinggal download di Google playstore.

Oalaaah, ternyata sejak 16 Mei 2017, antrian paspor sudah melalui fasilitas online melalui Google playstore sesuai banner yang terpampang nyata di depan kantor Imigrasi.

Akhirnya saya download aplikasinya dan isi sesuai petunjuk pengisiannya. Caranya mudah dan cukup informatif. Di dalam aplikasi juga ada persyaratan dan panduan dan cara pemakaian aplikasinya. Secara garis besar prosesnya sbb:

Setelah selesai dengan urusan pendaftaran online, saya mendapat QR code dan jadual waktu hari Senin 10 Juli 2017 pk. 08.00 – 12.00 WIB. Awalnya saya agak bingung karena nggak mendapat nomor antrian berapa dan kepastian jamnya. Ternyata pendaftaran paspor online itu lebih kepada pemilihan HARI-nya, sementara kepastian nomor antrian berapa dan jam-nya baru kita dapat pada saat datang ke kantor imigrasi.

Oooh iya, dalam 1 hari ada kuota maksimal jumlah layanan. Jadi pada saat kita daftar online ada pop up sisa kuota hari itu berapa. Begitu jg kalau sudah full kuota, sehingga kita harua pilih hari lain yg masih ada sisa kuotanya.

Di hari Senin kemarin, jam 4 s.d jam 5 pagi mas B muntah2 dan diare. Saya sempat bingung dan berencana untuk mereschedule proses perpanjangan paspornya. Tapi atas saran suami saya sebaiknya tetap jalan sekarang karena mencari waktunya akan susah lagi. Akhirnya jam 7.45 pagi saya datang lebih dulu ke kantor Imigrasi sendiri dengan membawa berkas saya, mas B dan ibu saya. Disana sudah cukup banyak orang yang akan mengurus paspor.

Berikut proses yang saya jalani:

  1. Kelengkapan dokumen akan diperiksa oleh petugas yg terdiri dari FC dan asli paspor lama, FC KTP, FC KK, FC akte kelahiran, FC surat nikah dll serta surat pernyataan kelengkapan dan surat keterangan anak yg ditandatangan di atas meterai. Format surat bisa minta ke petugas dan meterai bisa beli di tempat fotokopi yg tersedia. Kebetulan saya bawa meterai sendiri.
  2. QR code di HP discan oleh security dan saya mendapat nomor antrian 3.013 s.d 3.015. Antrian paspor dibagi menjadi 2: pembuatan paspor baru (no. 2.0 sekian) dan perpanjangan paspor (no. 3.0 sekian).
  3. Loket paspor dibuka tepat waktu jam 8 pagi dan sekali panggil langsung 3 s.d 4 nomor antrian. Lumayan cepat prosesnya. Mas B dan ibu saya nggak berapa lama menyusul. Ada 4 petugas yang bertugas hari itu. Kami mendapat giliran jam 9.15, proses wawancara dan foto selesai 9.30, cuma 15 menit saja. Seandainya saya datang agak lebih pagi, saya bisa dapat nomor antrian lebih awal dan menunggu tidak terlalu lama. Tapi buat saya, It’s not bad at all. Proses cepat, tempat menunggu cukup nyaman walaupun hanya ruko kecil dan sederhana.
  4. Selesai foto, petugas memberikan slip untuk pembayaran. Proses pembayaran saya lakukan melalui transfer ATM. Pilih menu bayar/beli –> pajak/PBB –> masukkan nomor kode bayar yang tertea di slip pembayaran –> transfer sesuai biaya yang tertera (Rp. 355.000)
  5. Setelah proses pembayaran selesai, paspor akan selesai dalam waktu 3 hari sesudah pembayaran dengan membawa slip pembayaran dan bukti transfer. Pengambilan paspor dapat diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih dalam 1 Kartu Keluarga (tanpa surat kuasa). Sementara apabila diwakilkan diluar 1 KK itu harus pakai surat kuasa.

20170711_093544[1]

Mudah, cepat dan murah kan. Perpanjangan paspor tidak perlu pakai calo lagi. Saya cukup puas dengan layanan perpanjangan paspor kali ini. Semoga kinerja kantor Imigrasi menjadi lebih baik lagi…..

 

Advertisements

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

9 thoughts on “Perpanjang Paspor dengan Aplikasi antrian google playstore

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s