Posted in Review

Review. BLP Lipstick

20170303_072601

OK let’s start again my review about local brand of matte lipstick. Hahaha belum kelar juga yaah gincu menggincunya.

Kali ini review BLP by Lizzi Parra the professional MUA from Indonesia.

Saya penasaran banget sama lipstik ini karena kehebohannya sama kayak Roll Over Reaction. Begitu launching langsung SOLD OUT. Saya pertama kali beli  Beet Me, warna fuschia yang amat cetar membahana.

Awalnya saya suka banget sama packagingnya BLP. Didominasi warna putih memberi kesan modern, bright, chic and clean. Bagian tutupnya putih bold, sementara bagian yg berisi lipstiknya bening dan ada tulisan BLP besar. Me like it.

Varian warna dan namanya pun lucu2 banget sampe pusing milihnya, tapi setelah beberapa kali liat review2 dan swatches dan menyesuaikan sama warna bibir saya akhirnya saya koleksi 5 warna: beet me (fuschia), bloody mary (red), lavender cream , persimmon pie dan warna terbarunya caramel champagne (cooper).

BLP ini aplikatornya lebih tipis dan lebih panjang dibanding yang lain jadi kita bisa bermain dan kreasi buat ngebentuk  warna lipstiknya di bibir sampe ke ujungnya. Ibarat kayak bolpen itu size 0,3 mm gitu deh jadi emang tipis.

Saya suka semua warna yg saya punya. Teksturnya pun lembut di bibir walau agak kering sedikit tapi masih tergolong normal untuk matte lipstick. Wangi lipsticknya saya kurang suka, soft vanilla tapi agak apek sedikiiiiit.

  • Atas: persimmon pie
  • Tengah : kiri – bloody mary, kanan – bet me
  • Bawah: kiri – lavender cream, kanan – caramel champagne (new color)

Despite all of the like i mention above about the packaging, the aplicator and the colors, honestly saya kurang suka dengan kualitas lipsticknya sendiri. Gampang transfer dan gampang belepotan walaupun nggak gampang hilang juga. Kadar bold-nya cukup tinggi. Saya belum nemu tips yg tepat supaya masalah transfer ini nggak berlangsung terus. Saya udah coba diblot, pukpuk dikit pake bedak tetep aja belepotan. Saya nggak bisa sembarangan ngusap tangan di area sekitar bibir dan dagu dan musti hati2 kalau nge-dab bibir. Agak rempong sih jadinya.

Untuk warna caramel champagne yg tergolong koleksi terbaru, masih luamayan nggak terlalu transfer tapi warna2 lain, transfer banget. Transfer means nempel kemana-mana gitu, yaa ke tangan, ke tissue dan ke gelas.

So sorry Lizzi. Mungkin bisa jadi masukan buat tim BLP.

Dare to buy another color? Hhhmmm, kalau kualitas lipstiknya udah berubah maybe i’ll think about it.

Ada yg udah pernah coba lipstick BLP? Share donk reviewnya. CMIIW..

Advertisements

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

2 thoughts on “Review. BLP Lipstick

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s