Posted in Beauty Talk, Review

Review / The Balm Meet Matt(e) Hughes

Another review for matte liquid lipstick. This one is from The Balm. Pertama liat lipstik ini dari reviewnya Febby   Anaknya gampang kegoda banget deh gue. Hahaha.

Seperti biasa, pandangan pertama kepincut sama packagingnya, soo vintage. Etapi kan saya belum pernah coba produk lipstick dari The Balm dan pas mau beli bingung mau warna apa, lucu2 ngegemesin semua. Emang rejeki emak centil yaa, ternyata The Balm ini ada versi mini yang isinya 6 warna, harganya nggak terlalu mahal, sekitar Rp. 300 ribu something, which is satuannya around Rp. 50 ribu. Not bad kan. Bisa ganti warna setiap hari deh di kantor, uh hui.

The Balm ini kan emang terkenal dengan desainnya yang vintage gitu ya, lucuk. Lipsticknya sendiri bentuknya mini pen dari bahan plastik bening, tutupnya plastik abu2. Menurut saya kesannya sih kurang mewah ya dan kalau dipegang enteng tapi gampang dibawa kemana-mana.

The Balm Meet Matt(e) Hughes ini diaplikasi menggunakan aplikator. Karena lipsticknya mini jadi aplikatornya pun pendek. Ujungnya lembut dan agak lebih lebar dari matte liquid lipstick yang saya review sebelumnya. Agak PR sih pas lagi apply pertama dan ngerapihin di ujung bibirnya karena lipstick ini emang Bold banget, baru dipulas dikit langsung nempel. Agak hati2 saya pakainya takut mleber ke luar batas bibir.

Yang saya suka dari The Balm Meet Matt(e) Hughes ini bikin bibir jadi lembab sempurna walaupun judulnya matte tapi nggak berasa matte sama sekali. Sensasi MINT-nya juga berasa banget. Wanginya dan rasa semriwingnya bikin bibir jadi dingin-dingin empuk. Kayak ketempelan permen M**T*S.

The Balm Meet Matt(e) Hughes ini ketahanannya juga OK banget. Awet, tahan lama dan nggak gampang tranfer walaupun dipakai makan dan minum.  Cuma saya kok berasa kayak ada yang lengket gitu deh kalau lagi nge-dab bibir atas dan bawah padahal sebenernya nggak ada efek apa2 juga. Jadi untuk menghilangkan sensasi ‘lengket’ saya sering basahin bibir walaupun nggak ada pengaruhnya.

The Balm Meet Matt(e) Hughes ini walaupun ketahanannya lumayan tinggi dan nggak gampang tranfer tapi jangan kuatir, gampang banget dibersihin pakai make up remover. Cukup sekali – dua kali pulas langsung hilang.

Dari ke-6 warna (Dari kiri ke kanan): Charming, Sincere, Committed, Doting, Dedicated, Loyal saya cocok sama ke-5 warna kecuali Doting, terlalu peachy dan nggak cocok di kulit saya. Di bibir saya, charming, sincere dan committed warnanya mirip, gradasinya beda tipis. Dedicated dan Loyal warnanya OK banget, SO BOLD bikin bibir stunning sempurna. Andalan banget kalau lagi males dandan langsung pulas Dedicated dan Loyal aja.

Ada yang udah pernah coba The Balm Meet Matt(e) Hughes, paling suka warna apa?

Save

Advertisements

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

9 thoughts on “Review / The Balm Meet Matt(e) Hughes

  1. Shin, lipstick nya banyak yaa 😱 *sok kaget haha. Yiayy akhirnya tergoda The Balm juga. Aku cocok semua tapi yg paling sering dipakai yang gonjreng 2 sebelah kanan. Kan aku jarang banget bedakan, hampir ga pernah nambahin alis pemerah pipi ataupun memulas mata. Jadi pakai lipstick merah merona saja wajahku jadi ikutan gonjreng haha. Aku kalau pakai kuasnya ku gosrek2 dulu ke wadahnya biar ga tebel banget di bibir. Ga bisa pakai lipstick yg tebel2 haha. Ngabisin 6 warna lama banget ya, mau beli yg baru lainnya musti nunggu jadinya.

    Like

    1. Hahaha good idea tuuh gosrek2 di tubenya etapiii gak ngerusak bulu2 kuasnya ya? Emang bold banget yaa warnanya…

      Aku emang lagi crazy into lipstik niiih gatau kenapa. Yang lokalpun cakep2 bgt sisss….. next ya kureview local lipstick

      Like

      1. Nggak Shin, bulu kuasnya baik2 saja. OMG! Masih ada review lipstick selanjutnya? Umur lipstick itu berapa lama Shin? Aku taunya bedak 2 tahun. Bedakku 2 tahun pun ga abis2 akhirnya kubuang. Kan lipstick mu banyak, kalau jelang kadaluarsa gitu diapain? Dibuang kan sayang ya.

        Like

      2. Hahaha nggak banyak kok. Baru2 ini aja belinya. Tiap hari kan pake lipstik ke kantor. Kalau yg favorit dan agak pricey pasti aku pake terus tapi kalau gak cocok biasanya aku kasih adikku. Mudah2an gak sampe kadaluarsa yaa. Paling yaa dibuang hehehe…

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s