Posted in Daily stories, Health, Little sister - Adik A, Parenting, Tips

Tips Singkat MPASI

Insya Allah dalam waktu 3 minggu lagi, baby A usianya 6 bulan yang berarti sudah mulai MPASI. Setelah beberapa waktu lalu jadual imunisasi, DSA dr. Yovita Ananta minta alamat email saya untuk dikirimkan tips mengenai MPASI. Begitu saya baca isi emailnya, wowww keren dan detail infonya… sayang kalau cuma saya simpen sendiri, jadi saya mau share di blog aja, mudah2an bermanfaat buat ibu2 yang anaknya juga mulai MPASI dan semoga baby A lancar MPASInya selancar perjuangan menuju S1 ASI…
Berikut tips singkat MPASI

MPASI dimulai sejak usia 6 bulan. Kalau bisa homemade.
Usia 6 bulan: dapat dimulai misalnya dengan serealia tepung2an (beras merah/coklat/putih), kemudian perkenalkan sayur seperti kabocha / labu kuning, wortel, labu siem kecil, kentang kukus lalu dibuat puree, dilanjutkan dengan buah seperti alpukat, pisang, pepaya, apel kukus, pir, melon dll
Contoh MPASI pertama kali bubur susu:  tepung beras merah 1 sendok makan dewasa + air 75 ml –> dimasak sampai mendidih, setelah mendidih ditambah dengan ASI perah 1-2 sendok makan sehingga masih terdapat rasa yang dikenal bayi (ASI tidak boleh dimasak), konsistensi awal sedikit cair tapi tidak mudah jatuh dari sendok. Boleh juga dibuat dari beras, dimasak jadi bubur lembut, lalu disaring. 
Usia 6 bulan 2 minggu: perkenalkan protein/ red meat seperti daging ayam/sapi cincang, dikukus lalu dihaluskan/blender.
1 jenis makanan, sebaiknya dicoba minimal 4 hari untuk melihat reaksi alergi (rash, diare) baru coba jenis makanan lain. Hal ini terutama berlaku saat mencoba protein
Pertama kali 1x/hari dulu (misalnya jam 8-9 pagi nanti setelah 1-2 minggu baru 2x/hari (jam 8 pagi dan jam 15-16), kemudian minggu berikutnya 2 x makan besar dan 1 x snack/buah
Contoh jadwal MPASI (hanya contoh, silahkan berkreasi sendiri ya..)
Hari ke-
Pagi
Siang
Sore
Keterangan
1 s/d 4
Tepung beras merah
ASI
ASI
ASI on demand
5 s/d 8
Puree kabocha
ASI
ASI
ASI on demand
9
Puree alpukat
ASI
Tepung beras merah
ASI on demand
10
Puree alpukat
ASI
Puree kabocha
ASI on demand
11
Tepung beras merah + alpukat
ASI
Puree kabocha
ASI on demand
12
Puree alpukat + kabocha
ASI
Tepung beras merah
ASI on demand
13
Pear kukus
 
Tepung beras merah
ASI on demand
14
Tepung beras merah
Pear kukus
Puree alpukat
ASI on demand
15
Puree kabocha
Pear kukus
Tepung beras merah
ASI on demand
16
Tepung beras merah
Pear kukus
Puree kabocha
ASI on demand
17
Puree kabocha+ ayam cincang
Puree alpukat
Tepung beras merah
ASI on demand
18
Beras merah+ ayam
Pear kukus
Puree kabocha + ayam
ASI  on demand
19
Beras merah + ayam
Puree alpukat
Beras merah + ayam
ASI on demand
20
Puree kabocha + ayam
Pear kukus
Tepung beras merah
ASI on demand
21 s/d 24
Tepung beras merah + ayam + wortel
Puree alpukat
Puree kabocha + ayam
ASI on demand
25
Puree kentang + ayam + wortel
Pear kukus
Tepung beras + ayam
ASI on demand
Usia 7 bulan: mulai 3x makan (makan lengkap bubur nasi tim saring karbohidrat+protein+lemak+sayur) ditambah 1-2x snack buah (jadi total makan 4-5x makan).
Pemberian bubur nasi tim sebaiknya jangan diblender jadi satu nasi + sayur + ayam cincangnya, blenek. Sajikan seperti orang dewasa makan, terpisah2, saat makan baru disendokin jadi satu, jadi bayi juga belajar mengenali rasa yang berbeda.
Finger food paling cepat 7-8 bln, lebih baik homemade juga: misalnya wortel dikukus sampai sangat empuk, atau labu siem kukus. Bisa juga browse cara bikin sendiri biskuit oatmeal.
 
Usia 8-9 bulan: tetap 3x makan besar disertai 1-2 x snack/buah (total 4-5 x makan) namun harus mulai bertekstur (boleh diblender kasar tapi tidak disaring)
contoh makan besar (gabungan karbohidrat+protein+lemak+sayur):
– nasi tim kasar (bertekstur)
– makaroni schotel dengan ayam cincang dan wortel, keju;
– spaghetti bolognese dengan daging cincang dan tomat (spaghetti direbus empuk)
– pastel kentang tutup
Seafood seperti ikan salmon/tuna, kuning telur, yoghurt, keju dapat diperkenalkan bertahap dengan memperhatikan reaksi alergi di kulit atau diare.
Usia 9-12 bulan
frekuensi makan sama, namun tekstur dan porsi ditingkatkan bertahap dengan target usia 1 tahun sudah bisa makan nasi biasa (table food / makanan keluarga), minimal nasi lembek.
Tips umum lain MPASI:
MPASI merupakan sarana bayi untuk belajar makan, belajar mengenal rasa, terapkan prinsip responsive feeding, kenali rasa lapar anak dan buat suasana makan menyenangkan (anak jangan dipaksa makan).
Setelah mulai MPASI, ASInya jangan berkurang ya, tetap berikan semau bayi (on demand), karena ASI masih merupakan sumber nutrisi penting.
Sufor tidak perlu bila ASI masih banyak.
Air putih perlu diberikan setelah makan agar tidak sembelit.
Bumbu seperti bawang merah/putih/bombay, seledri, dll boleh diperkenalkan bertahap.
Happy cooking
Yovita

Save

Advertisements

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

8 thoughts on “Tips Singkat MPASI

  1. udah mulai ya 🙂 di Belanda udah mulai MPASI sejak umur 4 bulan. Tapi gue baru mulai pas T 4,5 bulan itu jg 3x seminggu aja dan pertama puree sayur saja. Favorit zucchini sama brokoli ^^ sekarang mulai makan campuran sayuran dan buah…senengnya bukan main dia hahaha! 🙂 favorit sampai skrg adalah campuran pisang+wortel. Seneng ya liat fase baby, udah gede aja A xx lucuuuu

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s