Posted in Daily stories

Bye 2015 welcome 2016

image


Hari terakhir tahun 2015 harus diakhiri dengan berita duka atas kepergian kakak sepupu di Solo yang tahun lalu sempat menemani almarhum bapak selama dirawat di RS. Rasanya kaget dan sedih banget selama 4 tahun berturut-turut kehilangan anggota keluarga dari bapak. Innalillahi wa Inna Ilahi Rojiun.. semoga almarhum khusnul khotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan dan keikhlasan.

Flashback ke perjalanan selama tahun 2015 ini highlightnya pasti kehadiran si anak bayi yg melengkapi keluarga kami. Ups and down masa kehamilan sampai harus menjalani kelahiran dgn pre-eklampsia itu surprisingly shocking buat saya, tapi kemudian terobati dgn 3 bulan maternity leave dan bisa quality time yeluyelan sama mas B dan baby A sepanjang hari itu mewah banget rasanya.

Menjalani karir dengan posisi jabatan baru, menyelesaikan paperworks dan mengejar proyek2 yang deadline di akhir tahun tight banget sementara tetap harus meluangkan waktu untuk pumping demi kebutuhan ASI baby A is also sooo challenging.

Syukur alhamdulillah i’m still survive!

Then, ke depannya gimana? Nggak muluk2! Seperti yg pernah saya ceritain di postingan hari Ibu sebelumnya, saya tetep akan menjalankan peran dan kewajiban sebagai anak untuk ibu dan almarhum bapak, istri yg senantiasa mendampingi mas D dan kita berdua saling kerjasama serta sebagai ibu yg dpt mendidik, mengasuh, merawat dan mengayomi mas B dan baby A.

There’s no such thing as the best, just be a good one.

Yang paling penting lagi jaga kesehatan dan lebih mendekatkan diri ke Yang Maha Kuasa Allah SWT apapun bentuknya. Utamanya lebih rajin sholat, mengaji dan bersedekah. Insya Allah kalau diberi rejeki dan kesempatan pengen banget bisa umroh dan haji bersama keluarga. Aamiin yra..

Eeeeh ini kok seurieusss amat yaaak postingannya hahaha… ngewwrriii… hihihi… yah intinya sih itu yaa.. balik lagi ke keluarga, keluarga dan keluarga.

Kalaupun nanti bisa jalan2 keliling Indonesia atau bahkan ke luar negeri anggap aja sebagai bonus biar makin happy, happy dan happy sepanjang tahun 🙂

Seperti tahun2 sebelumnya, kami menghabiskan malam tahun baru di rumah dengan acara…… tidur bersama.. Hahahaha. Manapun punya anak bayik kaaan. Tepat jam 00.00 suara petasan, mercon dan kembang api dari para tetangga sahut-sahutan di sana sini, udah kayak perang aja, berisik tingkat dewa. Dua krucil sama bapaknya anteng nggak bergeming. Laaaa piyetooo. Saya aja niih yang kaget kebangun dan nggak bisa tidur lagi *sigh

Well anyway, last but not least..

Happy New Year 2016
All the very best may come your way

Love…💝
Good health…💪
Happiness…:mrgreen:
Peace…:)
Blessings…🙏
Prosperity…💰
And lots more…😍😍😍

Thank you for our online relationship. May it get more stronger over years to come…

Cheers 🍼💝🍼

Advertisements

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

6 thoughts on “Bye 2015 welcome 2016

  1. Selamat tahun baru mba Shinta.. semoga semua keinginan di 2016 tercapai ya mba 🙂
    Sama loh sama disini,jam 00.00 yg kaget dan melek cuma mamanya aja,yg lain anteng banget ngga gerak sedikitpun 😛

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s