Posted in Party & Event

Sanggul cetar badai for Kartini 2014

Seperti biasa, setiap tanggal 21 April semua karyawan di kantor saya wajib pake baju daerah/ nasional. Setiap divisi biasanya punya ritual ngadain berbagai macam lomba mulai dari lomba busana, tari, nyanyi, foto, hias tumpeng dll. Gak ada hubungannya sama perjuangan ibu Kartini? Biarin aja, yang penting kita have fun, happy dan bisa berkebaya sebagai salah satu kesempatan melestarikan kebudayaan daerah Indonesia walaupun cuma sekali setahun.

Setelah beberapa tahun, di divisi saya yang diperlombakan adalah kostum, giliran tahun ini lomba vocal group lagu daerah dan lomba foto.

Berhubung tanggal 21 April jatuh di hari Senin, sementara di hari Sabtu sebelumnya saya sudah bersanggul dan kebaya ria di acara pesta pernikahan sepupu saya, jadi kepikiran aja, daripada ngabisin ongkos lagi untuk sanggulan di salon, Insya Allah kalau emang jodoh, teuteup pake sanggul hasil hari Sabtu aja.

Yassalaaaaaam, trus gimana cara tidurnya tuuh. Qkqkqkqk.

Bukan sulap bukan sihir! Sanggul cetar badai membahana kreasi tante saya berhasil bertahan selama 3 hari (Sabtu – Senin). Dibawa tidur terlentang, tengkurep, miring kiri kanan juga ga goyang. Agak mleyot dikit siiih, tapi setelah disemprot hairspray, langsung jejeg lagi dooonk.

Gak sia-sia juga, alhamdulillah lomba vocalgroupnya juara 1 doonk, karena tim kami memang paling unik, paling kompak, walaupun suaranya pitch control kesana kemari. Namanya juga penyanyi amatiran cuma dikasih waktu 2 hari untuk brainstorm, cari kostum dan peralatan dan latihannya pun cuma sempet 3x di sela-sela waktu kerja.

Performance kali ini kekuatannya di tema. Temanya dolanan anak-anak dan lagu yang dinyanyiin Cublak-cublak suweng dan jaranan. Saya dan temen saya bela-belain bawa permainan anak-anak dari rumah seperti dakon/congklak, bekel, kuda lumping, angklung, kecrekan dll. Aslik niaaaat bingit ya. Demi looh ini. Intinya sih kami ingin perform semaksimal mungkin, best effort dengan minimum cost. Semua milik pribadi kecuali iket kepala bapak2 yg dibeliin bos saya di abang2 penjual perlengkapan motor. Murah meriah tapi fungsional.

Asal nyanyi, asal goyang, yang penting always smile and happy. Euphoria kedaerahan ini juga masih berlangsung beberapa hari. Di kantor kalau lagi asik ngetik tiba-tiba dari kubikel sebelah ada yg nyanyi or mumbling lagu daerah, dan di rumah pun pas lagi ngelonin Baron bobo aja dilullaby-innya pake lagu cublak suweng, jaranan, gundul pacul dan lagu daerah lainnya. Trus kalau saya uda nyanyi, Baron langsung nyamber “bukaaaan, lagu kakak pok ame-ame belalang kupu-kupu, siang akan nasi kalo malem minum susu, gituuu” Hahahaha, anaknya uda bisa request buuuk..

Dan setelah semua kelar, Senin sore langsung ngibrit cuci blow dan sukses nenggak omeprazol dan paramex. Hahahaha, manatahaaaaan…

Selamat Hari Kartini 2014, semoga seluruh wanita Indonesia selalu sukses di darat, laut dan udara, Merdeka!!

image

Advertisements

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s