Posted in Big brother - mas B, Daily stories, Health, Parenting, Review, Tips

Goat milk

Beberapa kali saya pernah curhat soal konstipasinya Baron. Bisa baca di drama, prune juice, stop UHT. Keputusan untuk stop UHT Baron ga bertahan lama, karena berbagai faktor tp utamanya karena ga ada dukungan dari keluarga. Bagi mereka, rasanya aneh kl anak kecil ga minum susu. Dulu sebelum memutuskan utk pilih UHT, saya pernah dapet info kl susu kambing lebih bagus daripada susu sapi, tapi cari susu kambing itu susahnyaaaa minta ampun. Pernah sekali ketemu frozen fresh goat milk “Goaty” di Bintaro tapi yassalam mahalnyaaa. Rp.10 atau 15 ribu gitudeh per gelas Aqua, itu utk sekali minum looh. Coba dibandingin sm UHT yg dgn harga relatif setara dapet 1 liter *emak irit*. Akhirnya balik maning nang UHT.

3-4 minggu yl, lg blanja di Food Hall, ga sengaja nemu ini, di deretan susu formula. Errr, saya sih bukan pendukung susu formula yaa *abis mahal siiih :P* but i’m also not against it. Setelah dibaca2 dan ditimbang2 (harganya), akhirnya i try to break my idealism to try this goat milk.

20130701-014126.jpg

Meyenberg sendiri ternyata merk Amerika yg cukup terkenal utk produk Goat milk butter and cheese. Seperti yg disebut di webnya:

There is no denying the convenience of our Meyenberg Powdered Goat Milk. It’s a great way to guarantee you always have tasty and delicious Grade A, pasteurized goat milk on hand.

Not only is goat milk easier to digest, it might be a perfect alternative for those sensitive to cow milk or soy milk. It’s also higher in calcium, vitamins A and B, and potassium than cow milk, with no preservatives, antibiotics, or bovine growth hormones. And it’s both gluten free and kosher.

Hhmm, berharap goat milk Whole milk-nya masuk ke Indonesia.

Sampe di rumah, lsg instruksi mba’e untuk pelan2 cobain goat milk ini ke Baron. Awalnya (dan sampe sekarang) msh 50-50. Jd kl di rumah, minum goat milk, kl lg pergi minum UHT. Jadual menu lainnya masih sama seperti semula, ga ada yg diubah.

Bismillahirohmanirohim… Sim salabim, abrakadabra… Sliferin lafiosaaa… Woooshaaa… Alhamdulillah, anaknya doyan, rasanya mirip UHT plain aja. Setelah pemakaian 1 kaleng, Baron udah gak konstipasi lagi mbaknyaaaa… Gatau deeh, bener2 si goat milk bin mujarab atau kebetulan. Trus bodynya kliatan lbh sekel, kenceng gitu, mudah2an bukan cuma feelingku aja ya. Yang penting udah ga sengsara lg, no more drama to the crazy mama..

Dari jadual poopnya di bulan Mei-Juni, di awal Mei masih ada tuuh yg sampe 4 hari, tapi makin kesini uda hampir tiap hari & tergolong lancar ngeluarinnya. Sayangnya agenda jadual poop sebelum bulan Mei uda keburu disobek buat kertas gambar jd saya gak bisa liat seberapa signifikan perubahannya. Yg kliatan perbedaannya siih yaa yg di awal Mei itu aja, eh awal Juni jg ada ding yg 4 hari tp ga smpe ngeden2 berseri gitusiih..

20130701-014026.jpg

Soo, from now on, let’s do UHT + goat milk or sometimes no milk would be ok. PRnya adalah cari stok si goat milk ini yg mana masih langka kayaknya. So far, di FH & GL sih ada biar bs skalian beli sepaket sm prune juice dan smoga stoknya banyak dan continous.
Mudah2an selanjutnya poopnya lancar terus ya kaak…

Tagline “Buat anak kok coba-coba” bener adanya siiih..

Advertisements

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

2 thoughts on “Goat milk

  1. Bu’e mau tanya dong..harga meyenberg di food hall brp ya? Soalnya aku cari di dua online store harganya beda jauh..yg satu 185 n satu lg 250 rb..nah lo..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s