Posted in Big brother - mas B, Daily stories, Health, Parenting

Keeping up with B’s speech progress

Rencana bulan depan mau konsultasi lagi sama dr.Ira ttg perkembangan speech therapynya Baron selama +- 6 bulan. Tapi sebelum itu, sebagai ibunya, aku seharusnya lebih kenal anakku daripada orang lain kaaan.Β  Alhamdulillah, wilingness Baron untuk meniru ucapan uda ada walaupun gak setiap saat dia mau niruin, baru tertarik sama hal-hal yang menurut dia penting/menarik. Selain itu udah bisa ikutan nyanyi seperti yang aku ceritakan di sini.

Time does fly so fast and this month Baron is already 2y 6m.

Hobi barunya sekarang:

  • ketawa2 & joged2 bareng Talking Pocoyo.
  • buka apps Youtube (iyaah dia uda tau logo youtube yang mana trus diklik sendiri) trus suruh aku ketik di kolom search buat nonton car racing, kereta api, traktor, mobil pemadam, tutitu, excavator dan alat transpotasi lainnya. Giliran aku ketik yang lain, misal zoo or animals eeeh dia gak mau loooh, dan diapun klak klik sendiri gambar2 lain di youtube sampe nemu si alat transportasi favoritnya. Good boy yg agak2 gemessin gimanaaa gituπŸ˜›.
  • nonton Oggi & the cockroach.

Aku uda punya plan mau bikin list karakter Baron versus mine & his dad. Anak itu kan hasil peraduan perpaduan ibu & bapak kan yaa, jadi pastinya ada sifat ibu & bapak yg ada di anak, berapa % besarannya yaa allahualam, hanya dia dan Tuhan yang tau. So, kalau anak kita melakukan sesuatu, kita harus mengaca pada diri kita sendiri dulu, “apakah saya punya sifat/karakter yg anak saya perlihatkan?” kalau ya berarti saya harusnya tau pasti apa yang harus saya lakukan or at least apa yang saya ingin orang lain lakukan terhadap saya maka itulah yg harus saya lakukan ke anak saya. Trus kalau jawabannya tidak, berarti sifat itu ada pada bapaknya atau eyangnya.

Misalnya seperti speech delaynya Baron ini ada faktor gen dari Bapaknya, yang mana waktu dulu tes IQ jaman sekolah, faktor bahasa dapet nilai yg rendah tapi dia kuat di eksak semacem matematika, finance dll makanya gak cocok kerja di bagian komunikasi, marketing or PR. Trus kebiasaan Baron kalau lagi mik susu, nyilangin kaki satu ke atas kaki yang lain, kata mama mertua, mirip sama kebiasaan alm. eyang kakungnya (bapak mas D).Β  Yaa, mungkin bisa jadi suatu kebetulan, tapi aq percaya akan hal itu, Insya Allah segala sesuatu yang baik-baik ada di anakku.

Secara karakter, alhamdulillahnya, Baron termasuk anak yang gampang dikasih tahu terutama kalau lagi disuruh sesuatu sementara dia masih asik main, asal pelan2 dan gak mendadak/tiba2 *emaknya banget*. Jadi misalnya kalau uda malem dia masih asik main ipad sementara uda waktunya tidur, si ipad gak bisa begitu aja kita singkirin trus dengan gampangnya kita bilang “ayo, Baron uda yaa mainnya, sekarang waktunya tidur”. Butuh beberapa kali rayuan dan bisikan hati ibu *ceilee* sekalian di hipno tapi bukan dengan sogokan/bohong yaa atau diajak ke kegiatan lain dulu misalnya baca buku, nanti kan anaknya lama2 ngantuk sendiri.

Back to speech thingy, jumlah kosa kata yang sering diucapin sendiri dan berhasil kurekap +- 40 kata dan lainnya on off tergantung dari ucapan aq, ayah & mbaknya. Ada kata yang akhirannya aja, ada yg 2 suku kata dan penyebutannya pasti ada jeda, hihihihi.. lucu kalau denger langsung. Kalau dia lagi ngucapin sesuatu kita harus perhatian dengan apa yang dimaksud karena kadang ada kata yang disebut sama misalnya tas bisa maksudnya atas/ kertas/ tas. Iss bisa maksudnya bis/ fish. Tapi biasanya dari pronouncenya ada penekanan tertentu sehingga kita yg denger bisa ngebedain (at least for me, ayah & si mbak).

Terbersit di pikranku “Willingness untuk bicara Baron itu timbul karena hasil dari speech therapy atau emang memang uda waktunya Baron bicara?” Kalau dipikir2 biaya terapi itu gak sedikit juga dan dalam perjalanannya aq sempet mau berhentikan aja karena aq ngerasa kurang ada efek secara signifikan, walaupun sampai sekarang masih tetap dijalankan dan alhamdulillah dicover sama asuransi dari kantor si mas.

Allahualam, do the best and let God do the rest. Pastinya ada dampak positif sekecil apapun bentuknya untuk kebaikan perkembangan anakku.

Dan gak terasa minggu ini udah lewat 1 term lagi, waktunya parents meeting di priskool. Can’t wait to hear a good news from his teacher.

Bismillah…..

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s