Posted in Big brother - mas B, Daily stories, Parenting

Keamanan @ priskool

Setelah kemarin saya cerita tentang banyaknya kegiatan di priskoolnya Baron, beberapa hari yang lalu saya terima 2 surat dari priskool yang intinya pemberitahuan mengenai peningkatan terhadap faktor keamanan di sekolah.

1. Latihan penanggulangan bencana

Intinya, anak2 diajak latihan evakuasi apabila terjadi kebakaran, gempa bumi, asap dll. Mereka diajarkan tindakan pertama yang harus dilakukan bila terjadi bencana. Saya sendiri belum tahu prakteknya seperti apa, tapi melihat pihak sekolah sangat perhatian terhadap hal ini, saya cukup amazed.

2. Peningkatan sistem keamanan di sekolah

Salah satu faktor pertimbangan saya mendaftarkan Baron ke priskool ini adalah faktor keamanan, yang mana sekarang ini kan banyak terjadi kasus penculikan anak yaaa.. amit2 jabang bayi jangan sampai terjadi.. tapi seiring berjalannya waktu, sepertinya keamanan di priskool Baron ini makin longgar, hal ini terbukti dengan adanya kejadian barang hilang baik property anak2 maupun property sekolah seperti tas, sepeda dll. Naah, sejak kejadian itu, pihak priskool berinisiatif menegakkan kembali sistem keamanan di priskool sbb:

  • Orang tua/Nanny/driver dilarang mengantar anak sampai ke dalam kelas tapi menunggu di halaman sekolah atau bila mengantar cukup sampai lobi/resepsionis. Perkara banget kalau si anak masih belum bisa mandiri alias masih mau ditungguin sama si mbak.. huhuhu… alhamdulillah, sekarang Baron uda mau masuk kelas sendiri tanpa ditemenin sama mba’e, malahan sekarang mba’e uda bisa ninggalin dia pulang ke rumah dan nanti dijemput lagi.
  • Nama nanny/driver wajib didaftarkan ke pihak sekolah termasuk penggantinya
  • Setiap nanny/driver wajib membawa kartu pass yang ditunjukkan ke penjaga sekolah setiap menjemput anak2
  • Setiap tas, tempat makan/minum dan bawaan anak2 wajib diberi sticker nama supaya mudah dikenali oleh guru
  • Kalau belum dijemput, anak2 akan menunggu di depan kelas/lobi/resepsionis ditemani oleh guru/penjaga sekolah
  • dll

Kebijakan ini memicu dilema terutama utk org tua yg anaknya blm bisa mandiri.. Well, what do u expect from 1-3 year old kid though.. Anak2 itu msh butuh didampingi oleh org terdekat spt nanny.. Kl kelas playgroup justru msh wajib didampingi di dalem kelas, laaah woong anak2nya aja msh belum jejeg jalan, blm bisa ngomong, apalagi kl diajar sama guru yg completely stranger, not a family member.. Malah si bff Wildan rencana mau dipindahin sekolahnya kl mbak Mut ga boleh nungguin di dalem kelas.. Waaah, kok jd runyam gini yaa.. Smoga ada jalan keluar yg terbaik utk semuanya..

Well, semoga dengan adanya antisipasi dan inisiatif ini, keamanan & kenyamanan di priskool lebih meningkat dan anak2 selalu dalam keadaan sehat wal afiat, aamiin..

Save

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s