Posted in Big brother - mas B, Daily stories, Parenting

Battle to Weaning With Love

Wokeh.. setelah mas Baron berhasil menyandang gelar Phd. ASI sejak usia 2 tahun yang lalu, sekarang saatnya untuk weaning alias menyapih… kenapa kok saya sebutnya “battle” instead of “journey” atau “time”… yaaaa, karena saya sempat mengalami pergulatan batin untuk bisa sukses weaning with love dan sampai sekarang pun masih saya lakukan walaupun casenya jadi extended breastfeeding..

Saya gak mau proses weaning ini hanya dari 1 arah saya saja atau mbak ncus & ayahnya, walaupun beberapa trik udah dicoba & saya belajar tega ikhlas tapi kalau mas Baron-nya yang belum ikhlas yaaa menurut saya itu sama aja proses yang gagal..

Soo then, here’s the battle that i have to fight for..

  • Sejak beberapa minggu/bulan yang lalu, setiap lagi breastfeeding malam hari sebelum bobo, saya sudah coba hypnobreastfeeding ke mas Baron.. no matter he understand or not, i always keep trying saying all the words.. hanya saja saya sedikit kesulitan menemukan kalimat pengganti “jangan nenen lagi” … beberapa afirmasi positif yang saya coba “mas Baron sudah besar, minumnya dari gelas yaa” atau “mas Baron sudah besar, kalau malam haus minumnya air putih yaa” dll..
  • Di kamar tidur, selalu saya siapin air putih/susu UHT untuk minum mas Baron di malam hari… kadang2 dia mau air putih kadang2 masih cari ‘gentong’…
  • Pernah sekali saya coba pisah kamar dengan Baron.. saya tidur dengan ayahnya, mas Baron tidur dengan mbak ncus.. pas kebangun malam hari, dia masih cari ‘gentong’ ibunya tapi karena dia udah ngerti kalau saya gak ada di sebelahnya jadi setelah nangis sebentar, minum air putih, lanjut bobo lagi di gendongan mbak ncus.. eetaaapi karena ibu lemah hati, mana tahan yaaa kalau gak bobo sama anak… jadi besoknya yaaa tidur sama saya lagi… hooss hooss… harus belajar ikhlas & tega nii..
  • Kalau terbangun di malam hari, beberapa kali dicoba dikelonin & dipukpuk sama ayahnya, tapi dia gak suka & ayahnya malah ditendang2 & dipukul2 sambil nangis… huhuhuhu… kasian si ayah, sorry yaaa mas, bagianmu kayaknya cuma buat main aja.. tetep yang dicari ‘gentong’ ibu..
  • Pernah beberapa kali saya keukeuh gak kasih breastfeeding eeeeh malah jadinya crancky.. nangisnya makin kenceng, kakinya nendang2, tangannya pukul2, badannya guling kesana kemari… haduuuuuh… saya coba kasih air putih gak mau, saya coba gendong gak mau… begitu disodorin ‘gentong’ langsung dieeeem, malah sempet ketawa2 dulu…. uuuuugh… 1:0 buat Baron..😦
  • Banyak temen nyaranin coba diolesin pake brotowali/minyak kayu putih dll … eeiittss… bagi saya it’s a big NO! NO!
  • Sebenernya, sekarang2 ini mas Baron kalau breastfeeding is not truly breastfeeding… dia cuma mau ‘ngempeng’ aja untuk kenyamanan & feel secure.. apalagi kalau udah ngantuk banget, ngempeng sebentar, belum selesai aq bacain doa/lullbay dianya uda teler,Β  langsung balik badan ngingsutin kaki & tangan di bawah paha & badanku dan maklessssss….. ZZzzzZZZzzZZzzZZZ…

Yaaah, semoga proses ‘ngempeng”nya lama2 berkurang dan kita ber-2 bisa bener2 berhasil weaning with love dengan ikhlas…. Bismillah…

Author:

i'm an ordinary mom & wife with ultraordinary love..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s